Praya, -Infoaktualnews.com,- Ditengah era digital, apalagi masih situasi pandemi Covid-19, promosi atau penjualan lewat offlain sudah kurang menjangkau konsumen luas.

 

“Melalui lomba kampung sehat, kita mendorong para pelaku usaha bisa beradaptasi dengan kondisi yang serba digital, memasarkan produknya melalui jejaring internet,” kata Panit Bimas Polsek Kopang.

 

Hal ini disampaikan Kapolsek Kopang melalui Panit Bimas Polsek Kopang Iptu Nuhayani pada saat mengunjungi salah satu Kampung Sehat yakni Desa Kopang Rembiga Kecamatan Kopang Kabupaten Lombok Tengah, Kamis (01/10).

 

Ibu Nurhayani menjelaskan, UMKM atau pelaku usaha kecil menengah sangat berperan penting dalam pertumbuhan perekonomian, termasuk di Desa Kopang Rembiga ini memiliki banyak unit KWT, salah satunya KWT Rukun. Dan saat ini kita sedang menghadapi resesi ekonomi akibat pandemi.

 

“Kita harus bangkit, kami yakin, Insya Allah, para pelaku usaha rumahan seperti KWT ini dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat dan secara otomatis perekonomian akan terdongkrak,” paparnya

 

Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) Hidayati, menyampaikan pandemi covid-19 telah membuat usaha kecil ini harus mengalami dampaknya akibat tak adanya permintaan emping jagung dan pisang sale dipasaran.

 

Kini memasuki Adaptasi Kebiasaan Baru, melalui program Lomba Kampung Sehat, KWT Rukun kembali bangkit berproduksi, meski permintaan tidak sebesar sebelum pandemi.

 

“Dalam sehari, sekali produksi kita bisa menghasilkan 5-6 kg emping jagung dan pisang sale dengan omset Rp. 1.500.000/hari ,” ujar Hidayati.

 

“Terimakasih Program Kampung Sehat, yang mendorong kami untuk bangkit, dan walaupun penjualan melalui online kami masih bisa bersaing,” pungkasnya.

 

Ketua Kelompok Tani Rukun berharap agar pemerintah juga membantu memasarkan makanan ringan ini, agar usaha kecil mampu bertahan dan bersaing di pasaran. (Rahmat Hidayat)

Read More